Taukah kamu cintaa... aku tak bisa menutupi kesedihan, tak bisa menutupi kehancuran batin ku....betapa air mataku menetes pada saat aku menulis ini....
tapi biarlah... memang air mata, duka & lara sudah terbiasa dalam hidupku...
biarlah kesedihan & penderitaan tetap setia menemani hari2ku.....
biarlah tak satupun orang yg iba melihat duka yg terus menyelimuti hari2ku
Maaf atas kata yg tak terjaga oleh lisanku, maaf jika semua yg telah ku ucapkan menyakiti perasaanmu.... sungguh... dari dasar kalbu ku tak bermaksud untuk membuatmu luka...maaf beribu maaf.
Jika tuhan saja mau memafkanku apakah kau akan tetap berdiam diri disana tanpa memberi maaf untukku sampai ajalku tiba...????
terimakasih atas kasih sayang yg kau beri selama ini untuk ku...
terimakasih atas semua pengorbanan yg kau beri untuk ku
terimakasih atas waktu waktumu yg terbuang hanya untuk menemaniku
terimakasih atas bahagia, luka & tangisan, kepedihan, juga derita yg telah engkau ciptakan untuk hari hariku.....kau umpama pelangi yg memberi warna dalam hidupku
betapa kau telah bisa membuat aku bahagia,,,, membuat aku menangis
aku tak akan pernah melupakan semua kebaikanmu.......
tak akan pernah melupakanmu seumur hidupku.....
Lelah menghitung segala kesalahanku
Mungkin bagimu ini adalah saat yang menjenuhkan
Satu persatu ku coba jabarkan kesalah itu
Mungkin ada diantaranya yang telah mengukir luka
Ada banyak jalan yang telah ku tempuh
Ada beribu kata yang ingin ku sampaikan
Walaupun terlalu banyak kesalahan yang ada
Telah ku rangkai sederet syair indah
Berharap menemukan maaf darimu
Lelah ku coba satukan puing-puing perasaan kita
Walaupun aku sadar takkan ada hasilnya
Mungkin tangiskupun takkan merubah perasaanmu
Walau hanya sedikit saja
Aku masih mengharapkan maaf itu
Sungguh perasaan yang sulit
Kenangan kita terhapus oleh kesalahan ini
Begitu beratkah kesalahan ku ?
Kebahagiaan yang kita rangkai
Perlahan rusak menjadi puing-puing kenangan
Mungkin ada lebih banyak lagi
Walaupun kata itu hanya tersimpan dihati
Tapi tak terucap dibibir
Hanya saja jika kau masih menyisakan kata itu untuk ku
Maka kata yang kuharapkan.....
Adalah maaf darimu.
Bukalah pintu maaf untuk embunku
agar ku dapat mengusir kebekuan di kelopak-kelopakmu
menceritakan keindahan pagi yang dititipkan mentari
dalam bias cahayaku.
Bukalah pintu maaf untuk langitku
agar ku dapat menggiring awan untuk memayungimu
mengirimkan kedamaian yang dititipkan barisan merpati
dalam paruh nafasku.
Bukalah pintu maaf untuk senjaku
agar ku dapat hilangkan bimbang dan cemasmu
merias paras soremu lewat selendang jingga yang ditiup angin
memelukmu rapat hangat menghabiskan rasa ingin.
Bukalah pintu maaf untuk kelamku
agar tiada mimpi buruk hanya ada malam indah untukmu
menyalakan unggun melupakan kenangan lara
menggantinya dengan bara cinta yang bergelora.
Bukalah pintu maaf untuk gerimisku
agar ku dapat menjadi airmatamu, menitikkan kasih di hatimu
menghapus goresan-goresan pedih di dinding hati
menggantinya dengan garis-garis pelangi.
Maaf sayang, ku hanya mampu diam
Dengan diam ku tak melukaimu lebih dalam
Satu katapun tidak ingin kulontarkan
Biarkan rasa ini kupendam, dalam perih, airmata ini mengalir
Pedih menusuk kalbu
Ketidakmampuanku kusadari
Saat ini seperti ini yang mampu kuberi
Aku tahu semua ini tak akan cukup untuk membuatmu iba padaku
Maafkan diriku kekasih
Maaf…
Mendekatlah kesini jika kau masih sudi untuk mendekat padaku
kan kukecup keningmu, ku cium tanganmu
Kupeluk dirimu dalam tidurmu, bermimpilah
Esok mungkin lebih baik, bagiku juga bagimu.....
atas nama Tuhanku... ku minta ampunan & maaf darimu.....
*********************^^^^^^^^^^********************************
Terimakasih karena engkau telah menyayangiku
Engkau biarkan matahariku memeluk hangat dirimu
merestui hadirku di pagi, siang & malam mu
Engkau biarkan hatimu
ikhlas menjadi rumah bagi hatiku.
Engkau biarkan matamu
tempat paling sejuk untuk jiwaku berteduh.
Terimakasih karena engkau telah
mencintaiku dengan segala kekurangan dan kelemahanku.....
I luv u forever just the way u are.....yesterday, to day, tommorow N latter.......
