Andai kau tau… betapa aku selalu memujamu
Betapa aku selalu berharap akan hadirnya dirimu
Walau hanya sepatah kata yg kau ucap
Walau hanya sebait kalimat yg kau kirim
Sungguh itu … sudahlah cukup bagiku
Tuk memberikan ketenangan dalam batinku
Meski aku tau bagiku takkan mungkin ada dirimu
Tetap saja kubiarkan engkau mendiami seluruh taman hatiku
di antara kuntum bunga mawar yang pernah ada diantara kita
Merekah indah diantara ‘harap dan nyata’
Ada bayang yang tak pernah pergi
Ada nama yang selalu mendiami
serta seulas senyum yg selalu ku rindu
Pada hati…bangkitkan semangat diri tuk lalui hari-hari
Ada keyakinan yang tak terbeli
oleh ribuan hari-hari penantian di hati
Susuri hidup… walau tertatih seorang diri dan kau tetap disana,
diami sudut paling sunyi.....
Sudah kubilang ….
kaulah cinta abadiku
Kaulah cinta terakhir dalam hidupku…
tak ada ruang dihatiku, tuk menerima cinta yg lain
Walau sesungguhnya selalu saja ada... yg mencoba
tuk bilang Cinta & setia……
pahami hatiku.. pahami jiwaku..
disana akan kau temui ketulusan cintaku.....
ketulusan sayangku ... yg benar2 ikhlas hanya untukmu...
